Skip to main content

๋Bekerja Dengan Objek Range Dan Selection

BEKERJA DENGAN
OBJEK RANGE & SELECTION
ฺฺฺฺ
Bab ini menjelaskan berbagai property dan metode yang digunakan oleh object Range dan selection di Excel VBA.

o   Bekerja Dengan Objek Range
        Objek range adalah salah satu objek yang paling sering digunakan di VBA karena memungkinkan untuk dilakukan manipulasi sel, kolom, baris , atau kisaran sel.
Menetapkan nilai untuk range


          Objek range merupakan representasi dari sebuah sel (atau beberapa sel) pada worksheet. Baris kode, Range(“A1”).Value=1 menempatkan nilai 1 ke sel A1. Kode berikut menempatkan nilai 10 dalam kisaran A1:B dan dalam B3:C4
Menentukan Satu Range
Selain menentukan variable, anda juga dapat menentukan objek range dengan menggunkan kata kunci Dim dan Set seperti berikut.

Hasil :
Memilih satu range
Salah satu metode penting dari objek range adalah metode Select. Meode ini bertujuan untuk memilih kisaran seperti yang ditunjukkan pada contoh berikut.

Hasil :
Memilih baris
Property Rows memberikan akses ke baris tertentu dari satu kisaran. Misalnya, untuk memilih satu sel, anda data menulis kode berikut:




Untuk memilih range sel yang besebelahan, gunakan tanda titik dua ( : ).

Untuk memilih range sel yang tidak bersebelahan, gunakan tanda koma (,)
Menghapus satu range
Untuk menghapus isi dari satu range, anda dapat menggunakan metode Clear. Jika anda hanya ingi menghapus konten, maka anda dapat menggunakan ClearFormats untuk menghapus saja, ClearNotes untuk menghapus komentar dan catatan suara saja, dan ClearOutline untuk menghapus outlines.
Contoh :

Kode berikut akan menghapus isi sel A1 ke C5
Range(“A1”).ClearContents di excel VBA adalah sama dengan Range(“A1”).Value = “”.
Contoh :
Kode berikut menjelaskan berbagai cara untuk menghapus seleksi dalam VBA.










Mengitung nilai dalam range

Dengan property Count, anda dapat menghitung jumlah sel,baris, dan kolom satu range. Macro  berikut akan menghitung jumlah sel dari satu range.
Hasil :
Proses :
Macro berikut akan menghitung jumlah baris dari satu range. Dengan cara yang sama, anda dapat menhitung jumlah kolom dari  satu range.




Hasil :
o   Bekerja dengan objek Cell
           Sejauh ini anda telah menggunakan objek range untuk menempatkan nilai-nilai  ke dalam sel atau untuk embaca nilai dari sel. Selain objek range, anda juga dapat menggunakan objek Cells. Misalnya, Cells(4,2).Value adalah sama dengan Range(“B4”).Value.Cells(4,2).Value mengacu ke nilai ke nilai sel pada baris keempat dan kolom kedua yang merupakan sel B4.
Sintaks


Jika anda mengabaikan argument row dan column, VBA akan menganggap seleksi saat ini sebagai range aktif.
Contoh :

Hasil :
Contoh :

Menempatkan nilai 100 pada baris keempat dan kolom kedua, yaitu sel B4.

Hasil :
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa anda harus menggunakan Cells, jika anda bisa menggunakan objek Range. Hal itu disebabkan karena objek cells dapat digunakan dalam pengulangan.
Contoh :

Kode berikut ini berarti (baris 1, kolom 1) dan dapat ditulis Range(“A1”).Select.

Kode berikut ini berarti (baris 14, kolom 31) dan ama dengan Range(“AE14”).Select.

Kode berikut memilih semua sel dan kemudian menghapus semua nilai atau rumus dari sel tersebut.
Anda disarankan untuk menggunakan objek Range dari pada Cells  apabila bekerja dengan sel dan range sel karena akan membuat kode anda jauh lebih jelas dan anda tidak diharuskan untuk mengingat bahwa kolom AE adalah kolom 31.
Contoh :

Satu-satunya waktu yang tepat untuk menggunakan cells adalah ketika anda ingin memilih semua sel dari worksheet.



o   Offset
            Properti Offset adalah salah satu properti yang sering digunakan dengan objek range untuk dapat     bergerak disekitar worksheet ketika menggunakan Offset (x, y), nilai x mengacu  pada baris Offset dan nilai y mengacu pada kolom offset.
Contoh :
Untuk berpindah satu sel ke bawah (dari B2 ke B3).
Untuk berpindah satu sel ke kanan (dari B2 ke C2).
Untuk berpindah satu sel ke atas (Dari B2 ke B1)
Untuk berpindah satu sel ke kiri (dari B2 ke A2).

Untuk berpindah satu sel ke bawah dari sel yang dipilih.

Untuk berpindah dari A1 ke G6
Untuk memilih satu sel dan juga 4 sel lain ke yang akan disalin/disisipkan di tempat lain. Perhatikan tanda koma setelah ActiveCell pertama dan kurang penutup ganda sebelum Copy.
Property dan method lain yang digunakan oleh objek Range dan Selection
Ada banyak properti dan metode yang digunakan oleh objek Range dan selection, diantaranya seperti yang dijelaskan pada bagian berikut.

o   Properti Address

Mengembalikan atau menetapkan referensi dari satu pilihan. Dengan asumsi anda berapada pada A1 ketika macro dijalankan, maka pesan berikut ini akan ditampilkan.
Hasil :

Properti AREAS
Berfungsi untuk mendeteksi beberapa banyak range yang tindak besebelahan yang terseleksi.
Metode Count mengembalikan jumlah yang dipilih karena area hanya berupa properti saja.
Gunakan properti Areas untuk memeriksa keadaan worksheet. Jika sistem mendeteksi ada beberapa kisaran yang dipilih.
Properti CURRENTEGION
Berfungsi untuk memilih semua sel yang berdekatan dari satu posisi sel aktif (dikenal sebagai region) sampai baris kosong dan kolom kosong. Gunakan properti ini untuk memilih suatu daerah/area. Pastikan sel aktif berada disalm wilayah data yang ingin anda pilih sebelum menjalankan macro.
Properti RESIZE
Properti ini berfungsi untuk memperluas ataumendefinisikan ulang ukuran range sel. Untuk memperluas range dalam satu baris dan satu kolom, gunakan macro berikut.
Anda dapat mengubah ukuran suau range dengan menambah, mengurangi, atau mengubah konfigurasi (bentuk) dengan cara menggabungkan nilai-nilai positif dan negatif di dalam argumen properti Resize.

Metode ACTIVATE

Metode ini tidak sama dengan metode Select yang sering digunakan dalam VBA. Metode Select berarti memilih sel/kisaran sel tertentu dan tidak melakukan apapun sesudahnya. 
Metode Activate memilih sel/kisaran sel tertentu lalu mengaktifkannya. Secara default, sel pertama (posisi kiri atas) adalah sel yang aktif (Sel putih yang diblok).

Hasil :
Gunakan metode Active untuk memindahkan sel yang aktif ke sel B2.
Metode CUT, COPY, dan PASTESPECIAL
           Metode ini mensimulasikan perintah Copy & Paste di Windows Clipboard. Dengan mengubah peraturan argume, maka perilaku CUT, COPY dan metode  PASTESPECIAL dapat diubah.
Contoh :
Macro berikut adalah perintah copy & paste yang sederhana.
Hasil :

Contoh :
Macro berikut menyalin nilai-nilai saja. Nilai pada A1 adalah hasil dari = 10+10 +10 (yang berupa rumus) sedangkan nilai B1 hanya berupa nomor 30 (dan bukan rumus yang disalin).
Hasil :
Contoh :

Macro berikut merupakan perintah copy dan cut yang sederhana. Jika metode copy dan cut ini mengabaikan argumen tujuan, maka item tersebut kemudian akan disalin ke Windows Clipboard. Nilai  dari sel A1 dipotong dan disalin ke sel B1.
Metode INSERT dan DELETE
Metode ini berfungsi untuk menambah atau menghapus sel, baris, atau kolom. Metode ini sering digunakan dengan properti lain.
Contoh :
Macro berikut akan menyisipkan baris baru pada sel aktif.






Contoh :

Macro berikut akan menghapus baris pada sel aktif :
Contoh :

Macro berikut akan menyisipkan baris baru pada baris 4.
Contoh :

Macro berikut akan menyisipkan kolom baru dan memindahkan data ke sebelah kanan.




~ S E M O G A     B E R M A N F A A T ~

Comments