Excel VBA yang merupakan singkatan untuk Excel
Visual Basic for Applications adalah nama dari bahasa pemprograman Microsoft
Excel. Denagn Excel VBA dapat mengotomatisasi tugas di Ecxcel dengan
menggunakan marco.
Bab ini menjelaskan dasar-dasar Excel VBA. Bahkan
jika anda belum menganal marco dan VBA, bab ini akan membantu anda memahami
bagaimana untuk membuat,merekam,dan menjalankan marco di Excel dengan jelas.
o
Apa itu Marco ?
Marco
merupakan satu rangkaian instruksi yang
mengoptisasi bebrapa aspek dari Excel sehingga anda dapat bekerja dengan lebih
efisien dan dengan lebih cepat. Anda dapat menggunakan perekam marco Excel
untuk membuat marco. Excel akan merekam tindakan anda dan mengubahnya menjadi
marco VBA.
Anda
juga dapat menggunakan bahasa Excel VBA ( Visual Basic for Applications) untuk
membuat marco, misalnya, untuk mengimpor data dari file teks, lalu memformat,
dan menyimpannya sebagai workbook. Setelah marco dibuat anda dapat menjalankan
marco tersebut berulang kali untuk melakukan perintahnya secara otomatis anda
dapat melakukan banyak hal dengan marco, dan diantaranya ada tiga yang paling
sering umum dilakukan oleh marco adalah sebagai berikut.
1. Mengotomatisai
prosedur yang sering anda lakukan.
Misalnya, anda mungkin
perlu untuk mempersiapkan laporan keuangan akhir bulan. Jika tugas itu mudah,
anda dapat membuat marco agar melakukannya untuk anda.
2. Mengotomatisa
operasi yang berulang.vanda dapat merekam marco ketika
anda melakukan tindakan tersebut sekali dan kemudian menjalankan marco untuk
mengulangi tindakan anda di workbook lain.
3. Buat
sebuah perintah khsus. Misalnya, anda dapat menggabungkan
beberapa perintah Ecel sehingga mereka dapat dijalankan dari satu cara pintas
keyboard ( Keyboard Shortcut ) atau dari satu klik mouse.
o
Merkam Marco
Cara
termudah membuat marco Excel adalah dengan mengggunakan perekam marco untuk
merekam rangkaian tindakan anda lalu memutar kembali urutan tersebut untuk
dikenlai sebagai menjalankan marco.
Untuk
membuat marco, lakukan langkah berikut.
1. Klik
pada sel kosong dan kemudian klik tombol Record Marco disisi kiri dari status
bar atau pilih tab view > Marcos (grub Marcos) > Record Marco.
Anda juga dapat memilih dari tab Developer > Record Marco (grub Code).
Ketika Excel
menampilkan kotak dialog Record Marco,anda juga dapat memilih dari tab Developer>Record
Marco (grub Marco).
2. Ketika
Excel menampilkan kotak dialog Record Marco, masukkan nama marco yang
digunakan untuk mengganti nama default Marco1 (misalnya, MyMarco).
Anda dapat member cara pintas keyboard (shortcut) untuk marco tersebut,
misalnya, ctrl + shift + N. klik OK untuk menutup kotak dialog
dan Record marco mulai merekam tindakan anda.
3. Ketik
beberapa teks dalam sel yang dipilih (misalnya A1) dan tekan Enter.
4. Klik
tombol Stop Recording pada status bar untuk mengakhiri rekaman atau
pilih tab View > Marcos (grub Marcos) > Stop Recording. Anda juga
dapat memilih tab Developer > Stop Marco ( grub code).
o
Tiga Tip Ketika Menggunakan Marco
Recorder
Tip
1 : Mengeset Relative References Setting Ke ON
secara default, perekam macro mencatat semua tindakan sebagai referensi
absolute. Jika anda menavigasi ke baris 11 saat anda merekam marco, marco
dijalankan di lain hari. Hal ini mungkin tidak tepat ketika menggunakan jumlah
baris fata yang bias berubah. Pilihan yang lebih baik adalah dengan menggunakan
referensi relative saat merekam macro.
Marco yang direkam
dengan referensi absolut akan memperhatikan alamat yang sebenarnya dari
pointer sel, seperti A11. Marco yang direkam dengan referensi relatif akan
memperatikan beberapa banyak baris atau kolom petunjuk sel harus pindah dari
posisi saat ini. Misalnya, jika penunjuk sel mulai pada sel A1, kode ActiveCell.offset(16,
1).Select akan memindahkan petunjuk sel ke B17, yang merupakan 16 baris ke
bawah dan 1 kolom ke kanan.
Untuk mengaktifkan Relative
References Settings, pilih tab Developer > Use Relative References (grup
Code).
Tip
2 : Gunakan Tombol Navigasi Khusus Untuk Pindah Ke Bawah Dataset
Jika anda berada di dalam satu dataset dan perlu pindah ke baris (Sel) terakhir yang memiliki data, anda dapat menekan Ctrl + E.
Dengan menggunakan tombol navigasi, anda dapat melompat akhir
dataset – tidak perduli beberapa banyak baris atau kolom yang anda miliki.
Tips
3 : jangan menggunakan ikon Autosum ketika merekam macro
Ketika anda menggunkan tombol Autosum, Excl akan menghasilkan rumus
sebagai referensi mutlak sehingga rumus ini tidak akan bekerja dengan tepat
jika anda memiliki lebih banyak atau lebih sedikit record dalam dataset
dikemudian hari.
Sebaliknya, ketik formula dengan tanda dolar tunggal ($), seperti SUM(E$2:E10).
Bila ini dilakukan, perekam macro akan mencatat E$2 sebagai referensi campuran (Mixed
referencing) dan fungsi SUM akan mulai langsung di bawah judul baris 1.
Jika sel aktif adala E11, perekam macro akan menganggap E10 sebagai referensi campuran
(Mixed referencing) dan fungsi SUM akan mulai langsunng dibawah judul
baris 1. Jika sel aktif adalah E11, perekam macro akan menganggap E10 sebagai
referensi relative yang menunjuk langsung diatas sel saat ini.
o
Melihat kode marco
Marco direkam
dalam sebuah modul VBA baru yang bernama Module1, untuk melihat kode
dalam modul ini tkan Alt + F11 untuk beralih antara jendela Excel dan VBE
(Visual Basic Editor). Dalam VBE, anda akan melihat tiga jendela utama yaitu,
jendela Project Explorer, properties, dan Code.
1. Jendela project
explorer
Menampilkan semua worksheet,
add-in, modules, user forms yang terbuka. Daftar ini ditampilkan sebagai sebuah
diagram pohon yang anda dapat memperluas atau memperkecil dengan mengeklik
tanda plus (+) dan tanda minus (-).
Untuk menampilkan
jendela project Explorer, pilih menu View > Projrct Explorer atau tekan Ctrl
+ R.
Arau klik ikon
roject explorer pada toolbar.
2. Jendela properties
Memungkinkan anda untuk mengedit
property dari berbagai komponen seperti worksheet, workbook, modul dan form
control. Daftar property akan tampil berbeda sesuai dengan komponen yang
dipilih.
Untuk menampilkan
jendela ini, pilih menu View > properties windows atau tekan F4.
Atau klik ikon
Project properties pada toolbar.
3. Jendela code /
programming
Kode yang anda direkam disimpan
dalam module1 (secara default) dalam workbook saat ini. Ketika anda klik ganda
pada module1, kode dalam modul akan ditampilkan dalam jendela code.
Excel akan
memasukkan beberapa komentar di bagaian atas prosedur. Komentar ini (yang
dimulai dengan tanda apostrof) tidak diperlukan dan jika dihapus tidak
mempengaruhi bagaimana macro berjalan.
o
Menjalankan Marco
Sebelum anda merekam
marco, anda mungkin ingin member cara pintas (Shortcut) keyboard untuk macro
tersebut, misalnya, Ctrl + Shift + N. untuk menguji macro, kembali ke
Excel dengan menekan Alt + F11.
Klik pada satu sel dan
tekan Ctrl + Shift + N. marco tersebut akan menyisipkan teks ke dalam
sel dan kembali ke sel A2 – sel anda berada ketika anda tekan tombol Enter
setelah selesai mengetik teks, “ PINTAR MARKO EXCEL”.
Apabila anda selesai membuat macro, anda dapat menjalankan macro
tersebut dalam beberapa cara seperti berikut.
Untuk menjalankan satu
macro, workbook yang berisi macro tersebut harus terbuka. Tekan tombol Alt +
F8 atau pilih tab View > macros (grup Macros).
Anda juga dapat pilih
tab Developer > View Macros (grup
Code) kotak dialog Marco yang muncul akan menampilkan semua macro
yang tersedia. Pilih macro yang anda inginkan dan klik Run.
Anda juga dapat
menjalankan macro langsung dari VBE. Langkah sebagai berikut :
Tekan Alt + F11 untuk beralih ke VBE.
Cari proyek dan modul yang berisi macro yang diinginkan, tempatkan
kursor dimanapun dalam kode macro tersebut (dalam jendela Code).
Pilih menu Run > Run Sub/UserForm atau tekan tombol F5.
Ketika anda mulai
merekam macro, kotak dialog Record Marco member anda pilihan untuk
member cara pintas keyboard untuk macro tersebut.
Untuk mengubah cara pintas atau membuat cara pintas baru untuk macro
tersebut, langkah sebagai berikut :
1) Tekan Alt + F8
untuk menampilkan kotak dialog marco.
2) Pada kotak dialog
macro, pilih nama macro dari daftar.
3) Klik tombol
Options untuk menampilkan kotak dialog Macro kembali ke kotak dialog Macro.
4) Tentukan tombol
shortcut yang diinginkan dan klik ok untuk kembali ke kotak dialog macro
Menjalankan Macro Lewat Satu
Tombol
Anda dapat menambahkan tombol ke worksheet
dan kemudian menjalankan macro dengan mengklik tombol tersebut. Caranya sebagai
berikut :
1) Pilih tab
Developer > Insert (grup Control).
2) Klik pada tombol
control yang anda inginkan dibagian Form Controls.
3) Gambar tombol
tersebuut pada worksheetAnda.
4) Pada kotak dialog
Macro Assign yang muncul, pilih macro dari daftar yang tampil dan klik Ok untuk
menutup kotak dialog Assign Marco.
5) Jika anda ingin
mengubah teks yang muncul pada tombol, klik kanan pada tombol > Edit Teks
dari menu shortcut yang muncul.
6) Setelah selesai,
klik tombol untuk menjalankan.
Tambahkan Tombol Ke Toolbar
Quick Access Anda
Cara lain untuk menjalankan macro adalah membuat sebuah tombol pada
Quick Access toolbar. Caranya sebagai berikut :
1) Klik kanan pada
Quick Access toolbar > Customize Quick Access Toolbar untuk menampilkan
kotak dialog Excel Options.
2) Dalam daftar
dropdown disebelah kiri, pilih Macros, daftar macro yang tersedia akan
ditampilkan.
3) Pilih macro dari
daftar tersebut dan klik Add. Klik Ok untuk melanjutkan.
o
Memahami File Format Excel 2007
Excel 2007
mendukung banyak format fie yang berada. Macro tidak dapat disimpan dalam jenis
default (xlsx). Anda harus menggunkan perintah save as untuk menyimpan
semua workbook yang berisi macro atau anda dapat mengubah tie defalt file yang
digunkan oleh Excel 2007. Berbagai format file baru yang digunakan dalam Ecel
2007 adalah sebagai berikut :
ü XLSX : sebuah workbook yang tidak mengandung
macro.
ü XLSM : sebuah workbook yang berisi macro.
ü XLTX : sebuah template workbook yang tidak
mengandung macro.
ü XLTM : sebuah template workbook yang berisi macro.
ü XLSA : sebuah file Add-in.
ü XLSB : sebuah file biner yang mirip dengan format
XLS lama tetapi mampu mengakomodasi fitur baru.
ü XLSK : sebuah file backup.
Kecuali XLSB, semua format file tersebut merupakan format file XML
terbuka, yang berarti bahwa applikasi lain dapat membaca dan menulis jenis file
tersebut.
o
Menggunakan Tab Developer
Secara default,
Microsoft menyembunyikan VBA tools. Untuk menampilkan tab Developer, pilih
Office button > Excel Options > Popular. Dibawah Top Options For working
with excel, beri tanda centang / ceklis untuk show developer tab in ribbon dan
klik Ok untuk melanjutkan.
Excel sekarang akan menampilkan tab Developer.grup code pada tab
developer berisi ikon yang digunakan untuk merekam dan memutar uklang macro
VBA.
·
Visual Basic : membuka
visual basic editor
·
Macro :
menampilkan kotak dialog macro dimana anda dapat memilih untuk menjalankan atau
mengedit macro dari daftar macro.
·
Record macro : memulai proses
perekaman macro.
·
Use Relative References :
beralih antara menggunakan alamat relative atau absolute ketika merekam macro.
Dengan alamat relative, excel akan mencatat bahwa anda bergerak turun tiga sel.
Dengan alamat absolute, excel akan mencatat anda pilih sel A4.
·
Macro Security : membuka trust
center di mana anda dapat memilih untuk mengizinkan atau melarang macro untuk
berjalan di computer.
o
Macro Security
Setelah macro VBA
disalahgunakan untuk menyebar virus yang berbahaya, Microsoft telah mencegah
macro dari berjalan pada computer anda secara default.
Namun anda dapat membuat pengaturan control macro untuk workbook
tertentu atau secara global dengan menyimpan workbook dilokasi terpercaya (trusted
locations). Setiap workbook yang disimpan dalam folder yang ditandai
sebagai lokasi terpercaya secara otomatis akan dapat menjalankan macronya.
Anda dapat
menemukan pengaturan keamanan macro dibawah ikon macro security pada tab
developer. Ketika anda mengeklik ikon ini, kategori macro settings dari trust
center akan ditampilkan. Anda dapat menggunakan navigasi kiri dalam kotak
dialog ini untuk mengakses daftar Trusted Locatiuns.
Anda dapat memilih untuk
menyimoan workbook macro anda dalam folder yang ditandai sebagai lokasi
terercaya. Setiap workbook yang disimpan dalam folder terpercaya secara
otomatis akan dapat menjalankan macronya.
Untuk menentukan lokasi terpercaya, langkahnya sebagai berikut ?
1) Klik ikon macro
security ditab developer.
2) Pada jendela Trust
Center, klik Trusted Locations. Lokasi yang terpercaya akan ditampilkan.
3) Klik add new
locations untuk menambah folder anda sebagi lokasi yang terpercaya.
4) Pada kotak dialog
Microsoft Office Trusted locarion, pilih folder ang diinginkan dan beri tanda
centang untuk subfolders of this locations is are also trusted sehingga
subfolder dalam folder anda juga dianggap dapat dipercayai. Klik ok untuk
melanjutkan/
5) Untuk menghapus
atau mengubah lokasi yang terpercaya, pilih loasi tersebut > remove untuk
menghapus lokasi tersebut atau pilih Modify untuk mengubah lokasi tersebut.
Klik Ok apabila selesai.
Mengaktifkan macro di luar
lokasi terpercaya
Untuk semua macro yang tidak disimpan
dilokasi yang dipercaya, Excel akan tergantung pada pengaturan macro (Low,
Medium, Higt, and very High). Untuk mengakses pengaturan macro, langkahnya
sebagai berikut :
1)
Klik macro security di tab developer. Excel menampilakn kategori
macro settings dari kotak dialog trust center.
2)
Pada umumnya, anda akan memilih opsi kedua, disable All Macros With
Notification namun anda dapat juga memilih peraturan lain.
a)
Disable All Macros without Notification, peraturan ini
akan mencegah semua macro berjalan.
b)
Disable All Macros With Notification, ini adalah
pengaturan yang direkomendasikan. Excel akan menampilkan kotak peringatan dan
meminta anda untuk memilih Enable atau Disable ketika membuka
sebuah file yang berisi macro.
c)
Disable All Macros Except Digitally Signed Macros, peraturan ini
mengharuskan anda untuk mendapatkan penaandatanganan digital dari VeriSign atau
penyesia lain. Pilihan ini ungkin tepat jika anda berniat untuk menjual add-in
untuk orang lain.
d)
Enable All Macros (Not Recommended: Potentially Dangerous Code Can
Run), peraturan ini akan membuka semua macro secara otomatis yang dapat
mengekspos computer anda terhadap serangan dari virus berbahaya. Microsoft
menyarankan bahwa anda tidak menggunakan peraturan ini.
Dianjurkan agar
anda menetapkan peraturan macro anda ke Disable All Macro With Notification.
Jika anda menggunakan peraturan ini dan membuka workbook yang berisi macro,
anda akan melihat peringatan keamanan diatas formula bar.
Klik Enable
Content jika anda yakin menggunakan macro tersebut. Jika anda tidak ingin
mengaktifkan macro tersebut, abaikan peringatan keamanan dengan mengeklik
tombol Cancel.
Jika anda lupa
untuk mengaktifkan macro dan berusaha untuk menjalankan macro, Excel akan
memberitahu bahwa anada tidak dapat menjalankan macro karena semua macro telah
dinonaktifkan. Jika hal ini terjadi, tutup workbook dan buka kembali untuk
mengakses pesan bar lagi.
Setelah anda
mengaktifkan macro di workbook lalu menyimpannya, excel akan ingat bahwa anda
sebelumnya pernah mengaktifkan macro dalam workbook tersebut.
Ketika excel
membuka workbook tersebut dikemudian hari, macro didalamnya akan diaktifkan
secara otomatis tanpa peringatan keamanan diatas formula bar.





Comments
Post a Comment